Senin, 06 Januari 2020

Menulis Untuk Belajar

suatu hari di sebuah forum dalam pembicaraan dan diskusi panjang tentang perjuangan dan pergerakan Mahasiswa. Mencoba mengacungkan tangan untuk bertanya sekaligus mengevaluasi hal yang memuat dalam pergerakan, namun ternyata pertanyaan itu terlewati oleh para senior pejuang terdahulu. Ntah, apakah pertanyaan yang diajukan sudah ada jawabnya atau memang tidak terlalu penting untuk dijawab.
Terpikir bahwa diri ini sudah tak terlihat beberapa saat kemudian salah satu pemateri tiba-tiba berpindah dari depan ke belakang. senior itu datang dan sedikit menyapa, ia bertanya tentang beberapa pemahaman dari apa yang telah saya lontarkan. Dan kemudian penjelasan lebih pun muncul dari sejarah masa lampau berupa dampak dan akibat yang dirasakan pada hari ini, ia mencoba menilai untuk hal seperti itu diikat dengan tulisan. Tapi apalah daya sang fakir merasa kurang mampu, karena lebih banyak berbicara dan kurang membaca, sang senior pun memberikan sarannya untuk mencoba secara perlahan.
Setelah bertukaran kontak sosial media, sang fakir pun mulai menulis isi pikirannya dengan berharap banyak kritikan datang untuk membuatnya belajar. Dan tulisan ini ialah salah satu tulisan yang ia buat, semoga mendapatkan kritikan agar orang yang menulis ini belajar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar